TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Resmi Dibuka di Bumijawa, Sinergi TNI dan Pemda Dorong Pembangunan Desa
KABUPATEN TEGAL - Pemerintah Kabupaten Tegal bersama TNI resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa, Rabu, 22 April 2026. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Bupati Tegal, H. Ishak Rohman Maulana, bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Kodim 0712/Tegal, Lanal Tegal, Satradar 214 Tegal, Polres Tegal, Kejaksaan, serta unsur Forkopincam Bumijawa dan tokoh masyarakat. Komposisi peserta upacara mencerminkan kuatnya sinergi, mulai dari satuan TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar dan linmas.
Dalam amanatnya, Bupati Tegal menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan gerakan bersama yang menyatukan kekuatan TNI, pemerintah, dan masyarakat. Ia menyebut pembangunan desa sebagai fondasi kemajuan daerah. “Yang kita bangun bukan hanya jalan, tetapi akses kehidupan dan penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya. Pemerintah, lanjutnya, telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 562 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Tegal untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Sasaran fisik TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan rabat beton di dua titik strategis dengan total panjang mencapai 440 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Selain itu, kegiatan TMMD juga menyasar program nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pencegahan narkoba, hingga pelayanan administrasi kependudukan dan pemberdayaan UMKM.
Pelaksanaan TMMD dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pembukaan kegiatan, menandakan kuatnya semangat gotong royong di Desa Sokatengah. Pemerintah daerah berharap keterlibatan aktif warga dapat menjadi kunci keberhasilan program ini.
Secara umum, kegiatan pembukaan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran program. Ke depan, hasil pembangunan diharapkan dapat dipelihara secara berkelanjutan, serta program nonfisik dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan rutin agar manfaat TMMD benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Komentar
Posting Komentar