Melalui Video Conference, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Dua Jembatan Garuda di Kabupaten Tegal
Tegal – Pangdam
IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han, meresmikan Jembatan
Garuda secara terpusat melalui Zoom Meeting yang diikuti jajaran Kodam
IV/Diponegoro, Kamis (23/7/2026). Di Kabupaten Tegal, peresmian dilaksanakan di
dua lokasi, yakni Jembatan Garuda Beton Sungai Situri, Desa Lebeteng, Kecamatan
Tarub, dan Jembatan Garuda Beton Desa Sitail, Kecamatan Jatinegara.
Di Desa
Lebeteng, kegiatan dihadiri Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Dandim 0712/Tegal
Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han, unsur Forkopimda, Forkopimcam,
tokoh masyarakat, serta warga setempat. Sementara di Desa Sitail, kegiatan
diikuti Kasdim 0712/Tegal Mayor Cpm Abdul Khamim, Danramil 12/Jatinegara Letda
Cba Sartimin Eko P, Forkopimcam, pemerintah desa, pelajar, dan masyarakat.
Rangkaian
kegiatan meliputi sambutan Pangdam, peresmian jembatan secara simbolis,
peninjauan jembatan, pasar murah, pengobatan gratis, pemberian bantuan sosial
dan santunan anak yatim, serta dialog virtual dengan satuan jajaran.
Dalam
sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan
Garuda merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang dilaksanakan TNI
Angkatan Darat untuk membantu meningkatkan konektivitas antarwilayah,
memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pangdam juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar
manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Usai
pelaksanaan video conference, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono,
S.H., M.Han bersama unsur Forkopimda dan Forkopimcam yang hadir menyerahkan
bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian
terhadap masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng
sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan diresmikannya
Jembatan Garuda yang diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat.
Dandim
0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han mengatakan, kehadiran
Jembatan Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi
kesulitan masyarakat.
"Jembatan
ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi,
pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Kami berharap seluruh masyarakat
bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara
berkelanjutan," ujar Dandim.
Melalui
pembangunan dua Jembatan Garuda tersebut, diharapkan akses transportasi
masyarakat semakin lancar, aktivitas perekonomian meningkat, serta sinergi
antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dalam mendukung
pembangunan demi kesejahteraan rakyat.

Komentar
Posting Komentar