Dandim 0712/Tegal Tekankan Rekrutmen Prajurit TNI AD yang Bersih, Tegas Larang Pungli dan Calo
TEGAL – Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf Rachmat
Ferdiantono, S.H., M.Han., memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0712/Tegal terkait penerimaan prajurit TNI
Angkatan Darat jalur Bintara Prajurit Karier (PK) dan Tamtama Prajurit Karier
(PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan
Indoor Makodim 0712/Tegal, Selasa (13/10/2026).
Dalam pengarahan tersebut, Dandim menekankan pentingnya
peran seluruh prajurit dan PNS dalam mendukung pelaksanaan rekrutmen prajurit
TNI AD yang profesional, transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Dandim 0712/Tegal mengimbau seluruh anggota agar turut
menyampaikan informasi penerimaan prajurit kepada masyarakat, khususnya
generasi muda di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal yang memiliki keinginan untuk
mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.
Selain itu, Dandim menegaskan larangan bagi seluruh anggota
untuk terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli), percaloan, maupun bentuk
penyalahgunaan wewenang lainnya dalam proses penerimaan Bintara PK dan Tamtama
PK Gelombang I TA 2027.
Menurutnya, integritas seluruh personel menjadi hal penting
dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI AD. Oleh karena
itu, setiap anggota harus berkomitmen mendukung proses penerimaan yang bersih
serta tidak memberikan janji kelulusan dengan meminta imbalan dalam bentuk apa
pun.
Masyarakat juga diimbau agar tidak mudah percaya kepada
pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tidak resmi. Calon
prajurit hendaknya mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai prosedur dan
memanfaatkan saluran informasi resmi rekrutmen TNI AD.
Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh prajurit dan PNS
Kodim 0712/Tegal dapat memahami serta melaksanakan arahan pimpinan, sekaligus
berperan aktif menyosialisasikan penerimaan prajurit secara benar kepada
masyarakat.

Komentar
Posting Komentar